Sidoarjo – Pemerintah Desa Betro, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, mulai membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan KDKMP tersebut berlokasi di Dusun Kepuh, RT 16 RW 08, Desa Betro, tepatnya di atas Tanah Kas Desa (TKD) dengan luas bangunan sekitar 20 x 30 meter. Proyek ini mulai dikerjakan pada Jumat (24/04/2026).
Kepala Desa Betro, Aniyu, menjelaskan bahwa pembangunan KDKMP ini diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa. Selain itu, program ini juga sejalan dengan prioritas nasional dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.
“Kami berharap dengan adanya KDKMP ini, masyarakat bisa semakin makmur dan sejahtera. Ini juga bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah pusat,” ujar Aniyu.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Betro berkomitmen penuh dalam menyukseskan program tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Desa Betro dan Kecamatan Sedati.
Sementara itu, Danramil 0816/18 Sedati, Kapten Cac M. Lutfi Anam, menyebutkan bahwa proses pembangunan KDKMP ditargetkan selesai pada Juli 2026.
“Pembangunan dimulai hari ini dan ditargetkan rampung pada bulan Juli,” jelas Lutfi.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah desa di Kecamatan Sedati telah lebih dulu menyelesaikan pembangunan KDKMP, di antaranya Desa Pabean dan Desa Kwangsan. Sementara itu, beberapa desa lain seperti Betro, Sedati Agung, Cemandi, Semampir, dan Pepe masih dalam tahap pembangunan.
Menurutnya, kendala utama yang dihadapi sejumlah desa adalah keterbatasan lahan. Untuk itu, pihaknya mendorong adanya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar dapat membantu penyediaan lahan.
“Kami berharap Pemkab Sidoarjo bisa mempercepat proses perizinan penggunaan lahan agar pembangunan KDKMP di Kecamatan Sedati bisa segera terealisasi,” tambahnya.
Lutfi menambahkan, tahap pertama pembangunan KDKMP ditargetkan selesai pada Juli 2026, dengan peresmian direncanakan berlangsung serentak pada Agustus 2026 di seluruh Indonesia.
