![]() |
| Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Gedung Serba Guna Tjiwi Kimia |
SIDOARJO – PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk memanfaatkan momentum Halal Bihalal bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga untuk memperkuat kolaborasi strategis dengan insan media sekaligus menegaskan komitmennya pada inovasi berbasis pengelolaan limbah.
Ratusan jurnalis dari Sidoarjo dan Mojokerto menghadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Gedung Serba Guna Tjiwi Kimia, Kecamatan Tarik, Kamis (2/4/2026). Mereka berasal dari berbagai organisasi profesi seperti PWI, IJTI, hingga Forwas.
Dalam suasana penuh keakraban, perusahaan menekankan pentingnya hubungan yang setara antara dunia usaha dan media. Public Affair and License Manager Tjiwi Kimia, Beny Haryawan, menyebut media bukan hanya mitra publikasi, tetapi bagian dari ekosistem yang turut menjaga keberlanjutan industri.
“Hubungan ini harus dilandasi kepercayaan. Media dan dunia usaha saling membutuhkan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun,” ujarnya.
Di balik acara yang berlangsung hangat tersebut, Tjiwi Kimia juga mengangkat kembali komitmennya terhadap prinsip ekonomi sirkular. Perusahaan yang berdiri sejak 1972 ini telah lama menjadikan limbah sebagai sumber daya bernilai, jauh sebelum isu keberlanjutan menjadi tren global.
Menurut Beny, pemanfaatan bahan bekas sudah menjadi bagian dari strategi perusahaan sejak awal. Bahkan pada pertengahan 2000-an, Tjiwi Kimia sempat menggagas platform digital untuk mengolah barang bekas menjadi produk bernilai ekonomi.
“Inovasi berbasis limbah sudah kami lakukan sejak lama. Ini bukan sekadar program, tapi bagian dari identitas perusahaan,” jelasnya.
Secara historis, Tjiwi Kimia memulai produksi dengan bahan kimia untuk pengolahan air, sebelum akhirnya mengembangkan industri kertas dengan memanfaatkan limbah pertanian seperti ampas tebu. Seiring perkembangan industri, perusahaan kemudian beradaptasi dengan beralih ke penggunaan pulp guna menjaga stabilitas produksi.
Ketua PWI Sidoarjo, Mustain, mengapresiasi langkah perusahaan yang terus menjaga komunikasi dengan insan pers. Ia menilai sinergi antara media dan industri memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi wujud kemitraan yang harus terus dirawat agar tetap produktif dan saling menguatkan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Tjiwi Kimia ingin memastikan bahwa hubungan dengan media tidak hanya terjalin saat momentum tertentu, tetapi menjadi kerja sama berkelanjutan yang mampu mendukung transparansi, inovasi, dan pertumbuhan bersama.
