Setya Lendra Cahya Saputra, Cakades Kureksari Nomor 03 Usung Semangat “Pemuda Berkarya, Gotong Royong Bersama, Desa Kureksari Berdaya”



Sidoarjo – Setya Lendra Cahya Saputra, Calon Kepala Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo nomor urut 03, maju dalam kontestasi Pilkades 2026 dengan mengusung semangat “Pemuda Berkarya, Gotong Royong Bersama, Desa Kureksari Berdaya.”

Berbekal pengalaman panjang di bidang pemerintahan desa, Setya Lendra optimistis membawa perubahan dan percepatan pembangunan di Desa Kureksari. Sebelum mencalonkan diri sebagai kepala desa, ia pernah menjabat sebagai staf administrasi, Kasi Pelayanan Umum, Penjabat Sekretaris Desa, hingga Kepala Dusun Pulosari RW 07. Pengalaman tersebut menjadi modal utama dalam memahami kebutuhan masyarakat serta tata kelola pemerintahan desa.

Dalam pemaparannya, Setya Lendra menegaskan bahwa peningkatan pelayanan masyarakat menjadi prioritas utama. Ia ingin menghadirkan sistem pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan bagi seluruh warga Kureksari.

“Kami menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat. Warga harus mendapatkan pelayanan administrasi yang mudah, cepat, dan tidak berbelit,” ujarnya.

Selain pelayanan publik, Setya Lendra juga menyiapkan sejumlah program prioritas jangka pendek dan jangka panjang. Untuk program jangka pendek, ia fokus pada percepatan pengembangan UMKM, optimalisasi pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD), hingga pengembangan wisata lokal melalui kerja sama investor yang nantinya dikelola bersama masyarakat.

Sementara untuk program jangka panjang, ia berkomitmen melanjutkan pembangunan desa yang belum terealisasi, seperti pembangunan kantor desa, pengecoran jalan perkampungan, hingga pembangunan saluran air baru guna mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman warga.

Di sektor ekonomi, Setya Lendra berharap potensi industri rumahan di Kureksari dapat berkembang lebih maksimal. Beberapa sektor yang menjadi perhatian di antaranya industri logam, kerajinan besi, produksi kue rumahan, hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Ia juga berencana mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang akan dikelola warga Delta Sari Indah di bawah naungan BUMDes. Sampah organik nantinya diolah menjadi pupuk kompos yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Tak hanya itu, pemanfaatan lahan kosong juga menjadi bagian dari programnya. Lahan-lahan yang belum produktif direncanakan menjadi sarana olahraga dan taman bermain anak sebagai ruang publik bagi warga.

“Kami ingin potensi desa benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Semua harus bergerak bersama agar ekonomi warga bisa tumbuh,” tegasnya.

Dalam bidang sosial dan kesehatan, Setya Lendra juga menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan warga. Ia menggagas program pengobatan gratis khusus bagi balita dan lansia, dengan dukungan tiga bidan desa yang siap memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kureksari.

Untuk mewujudkan seluruh program tersebut, Setya Lendra menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen desa. Ia berkomitmen menggandeng BPD, LPMD, RT, RW, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimka dan Forkopimda dalam proses pembangunan desa.

Bahkan, ia berencana menggelar forum warga setiap tiga bulan sekali untuk membahas anggaran desa, pembangunan, hingga program kegiatan bersama masyarakat secara terbuka dan partisipatif.

“Kami ingin membangun desa dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. Dengan kolaborasi semua pihak, kami yakin Desa Kureksari bisa menjadi desa yang maju, mandiri, dan berdaya,” pungkas Setya Lendra Cahya Saputra.
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler