![]() |
| Kepala Desa Bakungpringgodani, Sa'i memberikan gunungan wayang simbol dimulainya pagelaran wayang kulit |
SIDOARJO – Tradisi ruwat desa kembali digelar di Desa Bakungpringgodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan menjelang bulan suci Ramadan ini dilaksanakan serentak di tiga dusun, yakni Dusun Plumpung, Dusun Kendal, dan Dusun Pringgodani, pada Sabtu (7/2/2026).
Ruwat desa di masing-masing dusun diisi dengan doa bersama dan tasyakuran sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, yang kemudian ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Tradisi ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari warga yang berbondong-bondong hadir untuk menyemarakkan acara.
![]() |
| Poto bersama Kepala Desa dengan panitia kegiatan |
Kepala Desa Bakungpringgodani, Sa’i, mengatakan bahwa ruwat desa merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan dan keberkahan yang telah diberikan kepada desa.
“Selain sebagai bentuk syukur atas karunia Tuhan, ruwat desa ini juga menjadi sarana untuk mengirim doa kepada para leluhur desa,” ujar Sa’i.
Ia menambahkan, pelaksanaan ruwat desa juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menjaga kelestarian tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
![]() |
| Doa bersama warga di sebuah punden di Dusun Kendal |
“Tradisi ini terus kami jaga agar nilai-nilai budaya dan kearifan lokal tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda,” pungkasnya.
Ruwat desa Bakungpringgodani pun diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat nilai spiritual dan sosial masyarakat desa.


