![]() |
| Camat Waru, Ahmad Farkan Jazuli |
SIDOARJO – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Sidoarjo masih belum terealisasi. Pemerintah kecamatan menyebut kendala utama berada pada keterbatasan lahan.
Camat Waru, Ahmad Farkan Jazuli, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Desa Tambak Oso belum memiliki Tanah Kas Desa (TKD) yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas tersebut.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi hambatan utama dalam mendukung pelaksanaan program nasional di tingkat desa.
“Kendala di Tambak Oso ini karena tidak memiliki tanah kas desa. Selain itu, balai desa yang ada juga kondisinya kurang representatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa diharapkan dapat mencari solusi dengan membuka ruang komunikasi dan musyawarah bersama berbagai pihak terkait.
Farkan menegaskan pentingnya pendekatan dialog untuk menghindari konflik di tengah masyarakat, mengingat rencana pembangunan KDMP juga berkaitan dengan penggunaan lahan yang saat ini menjadi perhatian publik.
Untuk itu, pihak kecamatan mendorong dilakukannya mediasi dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), MWC NU, takmir masjid, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan RT dan RW.
“Kami berharap ada mediasi semua pihak agar ditemukan solusi terbaik tanpa menimbulkan konflik di masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah kecamatan berharap seluruh pihak dapat mengedepankan musyawarah dalam mencari jalan keluar, sehingga program pembangunan dapat berjalan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.
