Bulan Ruwah Jadi Momentum Pelestarian Budaya, Ruwat Desa Digelar di Kedungwonokerto

Kepala Desa Kedungwonikerto, Karmidi saat memberikan sambutan


Sidoarjo – Tradisi ruwatan desa di Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, sukses digelar pada Senin (9/2/2026). Acara yang penuh makna ini dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit yang berlangsung sejak siang hari di punden desa dan dilanjutkan hingga malam hari, serta disaksikan dengan antusias oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Kedungwonokerto, Karmidi, menyampaikan bahwa ruwatan desa merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus menjaga tradisi leluhur yang telah berlangsung secara turun-temurun.

“Ruwatan desa ini merupakan tradisi tahunan yang selalu kita laksanakan bersama-sama. Selain sebagai wujud rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kebersamaan dan melestarikan warisan budaya leluhur,” ujarnya.

Menurut Karmidi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi dan kehidupan yang dijalani, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat persatuan antarwarga serta mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

“Meski saat ini kita berada di era digital, namun tradisi dan budaya tetap harus kita lestarikan dan jaga bersama,” lanjutnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan ruwatan desa ini, masyarakat berharap tradisi tersebut dapat terus dipertahankan di tengah arus modernisasi yang semakin berkembang. Mereka juga berharap kegiatan ruwatan desa dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler