Sidoarjo - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merespon positif terkait Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik Sudaryati Deyang.
Pernyataan tersebut disampaikan Amran saat ditemui usai kunjungannya ke Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kawasan Buncitan, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (22/7/2026).
Menurut Amran, Sudaryono merupakan sosok yang memiliki kecerdasan, integritas, serta kemampuan kepemimpinan yang baik. "Pak Sudaryono itu sosok muda yang pintar, cerdas, gesit dan kolaborasinya sangat baik," ujar Amran.
Amran mengaku tidak ragu memberikan apresiasi terhadap kinerja Sudaryono selama mendampinginya di Kementerian Pertanian. Ia menilai berbagai capaian strategis sektor pertanian tidak terlepas dari kontribusi aktif Wamentan.
Beberapa capaian yang capai di antaranya peningkatan nilai ekspor sektor pertanian hingga Rp160 triliun, penurunan impor sekitar Rp40 triliun, serta keberhasilan memperkuat swasembada pangan yang disebut telah mendapat pengakuan internasional.
"Itu karena ada pak Sudaryono di dalamnya," tegas Amran.
Meski memberikan penilaian positif terhadap kapasitas Sudaryono, Amran menegaskan keputusan mengenai penunjukan Kepala Badan Gizi Nasional sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Sudaryono dijadwalkan dilantik pada hari ini agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di lembaga tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan keputusan tersebut diambil untuk memastikan tugas dan fungsi BGN tetap berjalan, terutama dalam mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Slamet Wibowo, Sidoarjo-Jawa Timur


