• Jelajahi

    Copyright © Memocyber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Latest Post

    Otopsi Korban ASN Tewas di Bandara Juanda: Ada Luka Robek di Cuping Telinga, Penyebab Kematian Masih Diselidiki

    REDAKSI
    Jumat, 26 Juni 2026, Juni 26, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T02:36:53Z
    Tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong melakukan outopsi. (foto: istimewa)


    Sidoarjo - Polisi masih terus menyelidiki kasus kematian RJS, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Rabu kemarin.

    Hasil otopsi sementara yang dilakukan tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong mengungkap adanya luka robek di bagian belakang cuping telinga kiri korban yang diduga disebabkan benturan benda tumpul.

    Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, mengatakan temuan tersebut diperoleh dari pemeriksaan luar terhadap jenazah korban yang dilakukan pada Rabu malam.

    "Ada luka robek di belakang cuping telingah sebelah kiri, akibat benda tumpul," kata Ni Made Wiatini, di RS Pusdik Bhayangkara Porong, Kamis (25/6/2026).

    Selain luka robek di belakang cuping telinga kiri, tim forensik juga menemukan pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir kelopak mata serta perubahan warna kebiruan pada selaput lendir bibir atas dan bawah korban.

    "Nah, kelainan ini lazim ditemukan pada orang yang meninggal dalam keadan mati lemas," ujarnya.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan di dalam mobil dinas yang terparkir di kawasan Bandara Juanda.

    Tim forensik juga membantah dugaan yang sempat beredar bahwa korban sedang hamil. Menurut hasil pemeriksaan, kondisi perut korban yang membesar disebabkan oleh proses pembusukan dan pembengkakan tubuh pascakematian.

    Meski ditemukan sejumlah tanda pada tubuh korban, pihak forensik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian. Saat ini, tim masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polda Jawa Timur terhadap organ-organ dalam korban.

    Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Siko Sesaria Putra Suma menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga menunggu hasil visum dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab kematian secara pasti.

    Kasus ini sebelumnya menghebohkan masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil dinas berpelat merah milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Juanda pada Rabu (24/6/2026). Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    WARTA KOTA DELTA

    +